Jumat, 26 Februari 2016
Alutsista : Mengenal Pesawat Tempur F-16 Block 52ID TNI AU
Tahun 2011 lalu Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat sepakat dalam kerjasama militer berupa hibah plus upgrade 24 unit F-16 Block 52ID untuk Angkatan Udara Indonesia dengan nilai kontrak sekitar $700 Juta. 3 unit dari 24 unit F-16 Block 52ID ini sudah tiba di Indonesia bulan Agustus lalu, dan 6 unit akan segera menyusul tiba di Indonesia pada bulan Oktober 2014 ini dan direncanakan akan tampil di perayaan HUT TNI di Surabaya Oktober nanti. Lalu seperti apa sih sosok alutsista Pesawat Tempur teranyar TNI AU ini?
Proses Panjang F-16 Hibah
Proses hibah F-16 bekas dari Amerika ini sendiri sudah melalui proses panjang dan melalui banyak pro dan kontra di Indonesia. Pada awalnya Pemerintah Indonesia ingin membeli 6 unit F-16 Block 52 baru dengan dana sekitar $430 Juta untuk melengkapi 10 unit pesawat tempur F-16 Block 15 OCU yang telah di miliki Indonesia sebelumnya. Namun ditengah jalan, ada tawaran cukup menggiurkan dari Amerika dimana Amerika menawarkan Hibah 24 unit airframe pesawat tempur F-16 Block 25 bekas yang sudah tidak operasional dan sudah disimpan di AMARG (fasilitas penyimpanan pesawat tempur non aktif Amerika). Hibah 24 unit F-16 Block 25 bekas plus 4 unit F-16 Block 25 dan 2 F-16 Block 15 sebagai saprepart ini, semuanya gratis. Namun 24 unit F-16 ini harus di upgrade dari standard Block 25 menjadi setara dengan F-16 Block 32 dengan biaya upgrade yang sama dengan anggaran sebelumnya yaitu sekitar $430 juta.
Namun belakangan, ketika Kemenhan dan User bertemu dengan DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) dalam siding membahas Opsi Hibah F-16 ini, opsi upgrade yang sebelumnya hanya direncakan untuk setara Block 32 di naikkan menjadi setara Block 52 dengan kenaikan dana upgrade menjadi sekitar $700 Juta. Hal ini akhirnya menjadi keputusan final dimana rencana awal membeli 6 unit F-16 Block 52 baru diganti menjadi Hibah plus Upgrade 24 unit F-16 setara Block 52. Pertimbangan utama dipilihnya Hibah Upgrade 24 unit F-16 setara Block 52 ini dibandingkan 6 unit F-16 Block 52 baru adalah pertimbangan pentingnya mengejar kuantitas dibandingkan kualitas mengingat luasnya wilayah Indonesia dan minimnya jumlah pesawat tempur TNI AU.
Spesifikasi Teknis Pesawat Tempur F-16 Block 52ID
Belakangan setelah 3 unit pesawat tempur setara block 52 ini tiba di Indonesia, pihak Indonesia memberikan nama resmi F-16 Block 52ID untuk pesawat hibah upgrade untuk Indonesia ini. Namun nama resmi F-16 Block 52ID sedikit mendapat komentar dari pihak Amerika selaku negara Produsen dimana pihak Amerika menjelaskan nama resmi pesawat tempur hibah ke Indonesia ini adalah F-16 Block 25ID bukan F-16 Block 52ID karena memang pesawat tersebut berasal dari Block 25 bukan dari block 52. Pihak Amerika berasalah penamaan F-16 Block 25ID ini bertujan agar tidak membingungkan karena memang beasal dari Block 25. Kalau menggunakan nama Block 52ID seolah olah itu adalah pesawat yang berasal dari Block 52.
Terlepas dari pro dan kontra penamaannya, menjadi pertanyaan kita bersama adalah Benarkah F-16 Hibah ini setara Block 52? . Dalam blog Analisis Militer sudah dibahas sejak tahun 2012 lalu. Namun gambaran besarnya adalah dalam beberapa aspek pesawat tempur hibah ini cukup setara dengan block 52 bahkan dengan Block 52+ sekalipun. Namun di beberapa aspek lainnya, pesawat tempur hibah ini masih menggunakan komponen standard untuk F-16 Block 25.
Situs komunitas pembaca majalah Angkasa, ARC menyebutkan bahwa dari sisi avionik, kemampuan F-16 C/D Blok 25 Upgrade itu telah mengalami peningkatan kemampuan signifikan. Dari data yang dikeluarkan Kementrian Pertahanan pada beberapa waktu yang lalu, terlihat jelas sejumlah modifikasi dan peningkatan itu. Diantaranya adalah pemasangan Modular Mission Computer, Digital Video Recorder, IDM, dan lainnya. Di kokpit sejumlah sentuhan modernisasi juga dilakukan. Diantaranya pemasangan Common Color Multifunction Display, NVIS cockpit dan lainnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar