Selasa, 06 Desember 2016

Selamat Menempuh Ujian

Menuai prestasi dengan jujur dan tanpa 'nyontek'!
Sukseskan ujian akhir semester gasal 2016-2017!

Sabtu, 03 Desember 2016

Sebuah Anekdot: Politisi Blusukan Banjir

Hasil gambar untuk anekdot politisi blusukan banjir
Pada malam Jumat, sejumlah politisi melakukan blusukan ke daerah-daerah banjir. Mereka membawa sembako untuk dibagi-bagikan kepada korban banjir. Mereka melakukan kegiatan tersebut meniru apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dan mantan Presiden SBY saat terjadi banjir di Jakarta.

Salah seorang Anggota DPR bernama Darman (bukan nama sebenarnya) tidak ketinggalan mengikuti kegiatan bakti sosial. Darman mengunjungi suatu daerah yang sedang terkena bencana alam banjir. Di tempat bencana banjir tersebut Darman tampak sibuk membantu para korban banjir dengan selalu menebar senyuman sehingga menjadi pusat perhatian warga yang ada di sekitar tempat bencana banjir.

Darman : "Tempat ini sangat kotor, baunya sangat menjijikan" (Darman melihat sekelilingnya dengan seksama).

Warga  1 :  "Alhamdulillah, masih ada Politisi yang perduli pada kami semua"

Darman terus mengamati sekitar tempat tersebut, saat melihat seorang warga yang terhanyut dia menceburkan diri untuk menolong. Akan tetapi pada saat mencoba menolong Darman mengalami kesialan, ia tercebur ke selokan dan terseret oleh banjir. Darman berusaha sekuat tenaga, namun karena arus yang deras Darman tetap terbawa arus sungai.

Warga 2 : (sambil berlari-lari dan menghela nafas), toolllooongg... ada politisi yang hanyut terbawa arus banjir".

Setelah beberapa detik kemudian datang warga dan regu penolong untuk menolong Darman. Regu penyelamat melemparkan tali kepada Darman dan menariknya ke pinggiran sungai. Setelah sampai di tepi sungai Darman pingsan karena kelelahan melawan arus sungai. Warga dan regu penolong membawa Darman menuju tempat yang aman yaitu sebuah posko kesehatan yang terletak tak jauh dari tempat kejadian. 

Setelah beberapa lama Darman siuman dari pingsannya. Darman kaget melihat banyak orang yang ada di situ. Mereka memperhatikan Darman, semuanya dia kenal, mereka adalah para politisi sedang blusukan seperti dirinya. Lebih kaget lagi ketika dia melihat doa tertulis di dinding: “Ya Allah, hanyutkanlah mereka yang tak ikhlas”. Darman pingsan untuk yang kedua kalinya setelah melihat tulisan yang ada di dinding tersebut.
Hasil gambar untuk anekdot

(Diadaptasi dari http://arje.blog.esaunggul.ac.id/anekdot-politisi-blusukan-banjir/)