Jumat, 05 Oktober 2018

Mawas Diri

Ada beberapa kejadian, ada beberapa peristiwa yang harus menjadi koreksi diri. Iya, koreksi diri kita. Mengapa kita perlu mengoreksi diri kita? Padahal kita sendiri adalah pribadi yang bisa membuat sesuatu yang dinamakan kemauan, kita bisa makan karena lapar. Kita bisa pintar karena belajar, kita bisa tidur karena rasa kantuk.
Tak ada batasnya dalam mengoreksi diri sendiri. Menjadi pribadi yang baik tak harus menunggu sampai batas maksimal. Tatkala manusia sudah baik, sudah solat, bukankah tak ada salahnya misalkan, menambahkan jatah solat sunnah selain solat fardhu?
Seorang nabi pun selalu mengoreksi diri, bahkan sebelum beliau tidur, selalu mengoreksi seberapa besar dosa yang Ia perbuat dalam satu hari, setiap malam, setiap sebelum tidur.
Disebutkan dalam surat ('Āli `Imrān):15 - Katakanlah: "Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?". Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.
Sobat, pembaca yang dirahmati Allah, marilah kita menjadi pribadi yang tentunya mengoreksi diri, tatkala di setiap perbuatan bukanlah atas dasar penilaian makhluk, namun karena Allah semata.
Wallahualam
(an)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar